Monday, October 17, 2011

let it be

"... ada dua orang yang tidak akan pernah merasa ikhlas: 1) yang selalu mengharap pujian dari orang lain dan 2) yang selalu menginginkan apa yang ada di tangan orang lain..."
wew. dahsyat, men.

tentang pujian, ga ada dong orang yang ga seneng dipuji. tapi kalo mengerjakan sesuatu cuman buat memanen pujian. hmm.. jangan-jangan secara ga sadar kita pernah begitu. atau, JANGAN-JANGAN secara sadar kita pernah begitu. gaswat.
nilai diri kita berbanding lurus dengan kualitas produktivitas kita, ya ngga? udah lah ya, dengan bismillah, do the best, sukur-sukur kalo bisa bermanfaat buat orang banyak, kalo dateng pujian alhamdulillah yah, kalo engga yowes.. let it be. karena saya setuju bahwa kebanggaan tidak datang dari pujian, melainkan dari kepuasan setelah kita melakukan yang terbaik, ganbaru, demi suatu tujuan. siapa yang menilai? ah, masa pertanyaan begitu masih butuh jawaban..

hal yang seharusnya juga mengingatkan saya bahwa saya, kita semua adalah orang-orang yang amat sangat sungguh-sungguh beruntung: rumput tetangga bisa jadi tampak lebih hijau, lebih seger, tapi kita ngga pernah tahu, jangan-jangan rumputnya plastik belaka (ctt: pada langsung inget iklan rokok yee.. hehe). mau kita pesek item pendek jerawatan, so what! masih banyak orang-orang cakep yang bisa mencerahkan hari-hari kita di kantor atau di kampus. asal orang ga enek aja kalo liat tampang kita, aman laah. let it be. karena saya setuju bahwa kebahagiaan datang kerena kita merasakannya, menularkannya, dan memanfaatkannya. kebahagiaan, salah satunya datang dari kepuasan setelah kita melakukan yang terbaik, ganbaru, demi suatu tujuan. masih butuh penilaian?

let it be, lah :)

2 comments:

  1. Ada lho orang yang pintar memanfaatkan pujian. Dengan pujian itu, dia semakin semangat mengerjakan sesuatu, tanpa otaknya harus selalu menginginkan pujian.

    ReplyDelete
  2. bener sekali, jeung tiara.. bisa dicatatet tuh :D

    ReplyDelete