siapa, sekali lagi: SIAPA, yang ngga kenal dengan media sosial? bocah yang baru saja masuk sekolah dasar -- padahal usianya baru 5 tahun saja fasih berselancar di media sosial. ada yang miris, ada yang bangga juga. setiap perubahan yang terjadi bisa jadi kekuatan sekaligus kelemahan, termasuk teknologi hari gini. ya ngga? kaya si media sosial aja.
saya pernah dengar ungkapan tentangnya, bahwa media sosial memang mendekatkan yang jauh -- sekaligus menjauhkan yang dekat. fufufu. bagaimana tidak, kita bisa bersapa-sapaan dengan orang-orang di luar angkasa, tapi tetangga sebelah rumah kita sedang sakit saja kita ngga tengokin. boro-boro ditengokin, tahu bahwa tetangga kita lagi sakit saja engga. menyedihkan.
soal komen juga nih. ahh, banyak sekali poin tentang ini. saat kita membaca postingan orang lain (bermanfaat ataupun engga) ada yang kebiasaan menumpahkan apa yg dipikirkannya serta merta melalui komen tanpa difilter, dipikir atau ditimbang-timbang dulu. lupa bahwa tulisannya bisa dibaca siapa saja. siapa saja. saya bukannya tidak setuju soal demokrasi dan lain-lain soal kebebasan bependapat. tapi pernah dengar kan, bahwa dalam berpendapat pun, harus dengan penuh tanggung jawab. tanggung jawab kepada diri sendiri, dan orang-orang yang mendengar atau membaca pendapat kita. kita tentu ngga ingin pendapat kita disalahpahami, atau menimbulkan pemikiran yang kurang baik kan. sekarang lagi tren tuh, berdebat kusir via komen-komen di media sosial. penting dan bermanfaat? jauh banget.
yuk ah, bermedia sosial secara elegan :D
saya pernah dengar ungkapan tentangnya, bahwa media sosial memang mendekatkan yang jauh -- sekaligus menjauhkan yang dekat. fufufu. bagaimana tidak, kita bisa bersapa-sapaan dengan orang-orang di luar angkasa, tapi tetangga sebelah rumah kita sedang sakit saja kita ngga tengokin. boro-boro ditengokin, tahu bahwa tetangga kita lagi sakit saja engga. menyedihkan.
kita bisa merasa dekat secara emosional dengan seseorang yang baru kita kenal di luar pulau sana via facebook, tapi kita tidak menyadari jam berapa tadi anak-anak kita berangkat sekolah. parah.
lagi, ngga habis pikir buat yang suka apdet status tiap menit, check in tiap kemana-mana, bahkan ke kamar mandi, atau memberitahukan segala hal yang sedang terjadi pada dirinya. apa ya sih manfaat dan tujuannya? paling tidak, untuk mengingatkan diri saya sendiri: janganlah terlalu senang atau terlalu sedih karena sesuatu, lebh lagi mengumbarnya ke hadapan khalayak umum. ingat-ingat lah, di saat tersedih kita barangkali ada yang lebih sedih daripada kita di saat yang sama. atau di saat terbahagia kita, barangkali ada yang tidak bisa menikmati kebahagiaan yang sama sehingga umbar-umbar kebahagiaan kita -- yang selalu didalih sebagai 'berbagi' kebahagiaan, menimbulkan iri bagi orang lain.
soal komen juga nih. ahh, banyak sekali poin tentang ini. saat kita membaca postingan orang lain (bermanfaat ataupun engga) ada yang kebiasaan menumpahkan apa yg dipikirkannya serta merta melalui komen tanpa difilter, dipikir atau ditimbang-timbang dulu. lupa bahwa tulisannya bisa dibaca siapa saja. siapa saja. saya bukannya tidak setuju soal demokrasi dan lain-lain soal kebebasan bependapat. tapi pernah dengar kan, bahwa dalam berpendapat pun, harus dengan penuh tanggung jawab. tanggung jawab kepada diri sendiri, dan orang-orang yang mendengar atau membaca pendapat kita. kita tentu ngga ingin pendapat kita disalahpahami, atau menimbulkan pemikiran yang kurang baik kan. sekarang lagi tren tuh, berdebat kusir via komen-komen di media sosial. penting dan bermanfaat? jauh banget.
sekali lagi, ingat-ingat, di dunia ini kita engga sendiri. di dunia maya apalagi. apa yang kita pikirkan, apa yang kita tulis akan mempengaruhi apa yang kita lakukan, apa yang kita lakukan akan mempengaruhi apa jadinya kita. apa jadinya kita akan mempengaruhi apa jadinya lingkungan kita. negeri kita. menurut saya sih, sebebas-bebasnya berpendapat, harus tetap bermartabat. posting dan komen yang bermanfaat saja lah. engga ada yang salah juga dengan silent-reader, karena kadang diem itu lebih baik.
yuk ah, bermedia sosial secara elegan :D
No comments:
Post a Comment